Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten Drs. H. Muhammad Saleh, SH., MH. dalam kunjungan kerjanya di Pengadilan Agama Cilegon pada hari Kamis tanggal 23 Mei 2019 pukul 11.00 WIB, sesaat setelah acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Wakil Ketua dan Hakim PA Cilegon memberikan Pembinaan kepada seluruh jajaran di Pengadilan Agama Cilegon. Pembinaan ;

Bertempat di Ruang Sidang Utama, dengan dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Cilegon, H. Husnul Muhyidin, S.Ag, Wakil Ketua, Panitera, dan seluruh Hakim dan ASN PA Cilegon mengikuti acara pembinaan dari KPTA tersebut. Sebelum memberikan pembinaan, KPTA Banten turut memberikan ucapan selamat bertugas kepada Wakil Ketua dan Hakim yang baru dilantik dan memberi pesan agar dapat bekerja lebih baik dan bisa bekerja sama dengan Ketua, Hakim dan ASN PA Cilegon demi terlaksananya seluruh program program kerja baik program kerja dari Badilag maupun program kerja dari PA Cilegon;

Selanjutnya, KPTA Banten memberikan materi pembinaan diantaranya sebagai berikut:

  1. Kepada ibu Evi Sofyah, SH, MH   dan ibu Martina Lova SHI, MHI, saya ucapkan selamat atas pelantikannya, mudah mudahan ini merupakan jabatan yang terbaik menurut Allah SWT, apalah artinya jabatan namun bukan jabatan terbaik menurut Allah SWT, oleh karena itu jangan pernah minta jabatan, ke PTA, biasakan minta pada Allah;

Jangan pernah minta tempat dimanapun kita akan bekerja, atau yang sesuai dengan apa yang kita inginkan, karena baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah SWT, kita harus siap dimanapun kita di tempatkan.

Allah SWT berjanji “ Ingatlah kamu kepadaKU, AKU akan Ingat kepadamu;

Cara mensyukuri nikmat Allah, adalah dengan kita selalu melihat kebawah, banyak yang nasibnya jauh di bawah kita, jangan lihat ke atas.

  1. Untuk diketahui kepada pejabat yang baru dilantik, Kebijakan PTA Banten berbeda dari pada PTA yang lain di Indonesia, karena di Banten terdapat kebijakan yang tidak ada di tempat lain, yaitu tiap rumah hakim/pegawai wajib di beri stiker,

“Tidak Menerima Tamu Berperkara “ ,

Kantor Pengadilan juga wajib mencantumkan Nomor Handphone layanan pengaduan yakni :

  1. Nomor handphone wakil ketua Pengadilan Tinggi Agama;

  2. Nomor handphone wakil ketua Pengadilan Agama ;

  3. Nomor Handphone Badan Pengawas Mahkamah Agung RI;

Dan terhadap pengaduan yang dilayangkan kepada kita wajib untuk ditindak lanjuti, dan kita wajib mempertanggung jawabkan nya, ingat pada prinsip   : TAKUT KARENA SALAH, BERANI KARENA BENAR;

  1. 5 larangan keras PTA Banten tidak kena kompromi,

  1. Narkoba

  2. Selingkuh

  3. Korupsi

  4. Terima tamu urusan perkara di rumah

  5. Calo perkara

Jika salah satu di langgar, maka Pengadilan Tinggi Agama Banten akan memberikan rekomendasi untuk DIPECAT.

  1. Dalam kesempatan ini saya sampaikan “Jadilah hakim yang kesepian”, kalimat itu untuk pertama kalinya saya sampaikan pada pembinaan kali ini, artinya hakim yang kesepian  adalah sepi dari tamu orang yang berperkara tidak melakukan hubungan terkait hal hal yang berkaitan dengan perkara;

  2. Pengadilan Agama Cilegon  akan menjadi objek unggulan pada pelaksanan evaluasi ZI yang akan dilakukan oleh Badan Pengawas Mahkamah Agung RI, dan  Kemenpan RB;

  3. Dengan adanya PTSP Pengadilan Agama Cilegon, menutup semua pintu lobi lobi perkara, karena  pihak perkara hanya akan dilayani melalui media PTSP;

  4. Kebijakan kantor  hanya ada 2 , yaitu kebijakan pimpinan dan kebijakan ketua:

  5. Kebijakan pimpinan adalah kebijakan yang diputuskan melalui musyawarah antara Ketua dan wakil ketua dan keduanya harus sama sama setuju.  Jangan melakukan inovasi sendiri sendiri, ketua dan wakil harus berjalan bersama;

  6. Kebijakan ketua, ketua bertanggung jawab atas kebijakan yang dibuatnya;

Sekretaris/panitera  apabila melakukan kebijakan  apa saja, wajib diketahui dan di setujui oleh ketua;

  1. 3 komponen yang harus ada dalam bekerja:

  1. Tingkatan profesionalistas- caranya IQRA, baca aturan  dan pedoman dalam bekerja;

  2. Tingkatan skill, keputusan rapat pleno Kamar Agama, wajib disampaikan oleh ketua  kepada seluruh pegawai;

  3. Jaga moralitas – patuhi 5 larangan keras Hakim dan Pegawai ;

  1. Pengadilan Tinggi Agama Banten akan meresmikan Lapangan tenis indoor pada Kamis 23 Mei 2019 pukul 16.00 di Pengadilan Tinggi Agama Banten;

  2. Kita harus terus meningkatkan prestasi kerja, ingat selalu prinsip ” KALAU  MEREKA BISA, SAYA HARUS BISA “

  3. Penerimaan tamu di Pengadilan Agama harus berpedoman pada SEMA 3 Tahun 2010 tentang penerimaan Tamu;

Setelah memberikan pembinaan, KPTA Banten diakhir sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Ketua, Hakim dan seluruh ASN PA Cilegon atas kinerjanya sehingga PA Cilegon bisa masuk kategori hijau pada Penilaian Kinerja SIPP dan juga telah menerima 2 perkara secara elektronik (E Court) yang salah satunya telah diputus. Semoga pencapaian pencapaian tersebut bisa lebih ditingkatkan lagi kedepan.

(idhamsyam@gmail.com)