Acara Perpisahan dan Pelepasan Pegawai Pengadilan Agama Cilegon dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 08 Agustus 2018 M/26 Dzulqo’dah 1439 H pukul 14.00 WIB di Ruang Sidang Utama Pengadilan Agama Cilegon. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua, Para Hakim, Panitera, Pejabat Struktural dan Fungsional, Kepaniteraan, Kesekretariatan, Pegawai dan Tenaga Honorer serta sejumlah Siswi SMK Yabhinka Cilegon yang sedang melaksanakan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Pengadilan Agama Cilegon.

Meskipun dilaksanakan pada hari kerja, acara perpisahan dan pelepasan tersebut tetap diwarnai dengan antusiasme yang tinggi dari Keluarga Besar Pengadilan Agama Cilegon yang hendak melepas beberapa pegawai yang merupakan teman kerja, sahabat, sekaligus keluarga selama bertahun-tahun lamanya. Jumlah pegawai yang dilepas pun tak tanggung-tanggung, yaitu sebanyak 3 (tiga) orang pegawai atas nama; 1). Drs. Supiyan, S.H.; 2). Yulinah Tusriati, S.H.; dan 3). Anjar Wisnugroho, S.H.

PERPISAHAN DAN PELEPASAN PEGAWAI PA CILEGON

Pelepasan Pegawai Pengadilan Agama CIlegon

Pegawai pertama yang dilepas adalah Drs. Supiyan, S.H., sebagaimana akrab disapa “Pak Supiyan”. Beliau mengawali karirnya di Pengadilan Agama Cilegon pada Agustus 2010 sebagai Panitera Pengganti. Seiring adanya rotasi pegawai di lingkungan Pengadilan Agama Cilegon, maka sejak Agustus 2014 sampai dengan Juli 2018 Pak Supiyan dipercaya untuk menjadi Wakil Panitera Pengadilan Agama Cilegon. Jabatan tersebut kemudian menjadi cikal-bakal dari julukan “Pak Wapan” yang disematkan kepada beliau. Selanjutnya, Bapak kelahiran Serang 20 November 1965 ini akan beralih tugas menjadi Panitera di Pengadilan Agama Pandeglang Kelas II.

Pegawai selanjutnya yang dilepas adalah Yulinah Tusriati, S.H. yang akrab disapa “Bu Yultus”. Wanita kelahiran 11 Januari 1986 ini memulai karirnya di Pengadilan Agama Cilegon pada Desember 2015 sebagai Panitera Pengganti, jabatan yang terus diembannya hingga Juli 2018. Sebagaimana Pak Supiyan, satuan kerja baru dari Bu Yulinah juga adalah Pengadilan Agama Pandeglang Kelas II, di mana beliau akan bertugas sebagai Panitera Muda Hukum.

Pegawai ketiga sekaligus terakhir yang dilepas adalah Anjar Wisnugroho, S.H. Pria Jawa asal Klaten kelahiran 30 Juli 1985 ini meniti karirnya di Pengadilan Agama Cilegon kurang lebih selama 3 (tiga) tahun; mulai aktif sejak Agustus 2015 sebagai Staf Panitera Muda Hukum yang mengerjakan laporan perkara dan pemberkasan upaya hukum (Banding, Kasasi dan Peninjauan Kembali). Melalui rotasi pegawai, pria yang kerap disapa “Mas Anjar” ini dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Kasir di Pengadilan Agama Cilegon sejak Juni 2017 hingga Juli 2018. Selanjutnya, Mas Anjar akan bertolak ke Kampung Halamannya, dengan beralih tugas ke Pengadilan Agama Klaten Kelas IB.

Dalam Acara Perpisahan dan Pelepasan Pegawai Pengadilan Agama Cilegon tersebut, ketiga pegawai di atas menyampaikan Pesan dan Kesan terkait pengalaman mereka selama menjadi bagian dari Keluarga Besar Pengadilan Agama Cilegon. Mereka menyatakan bahwa banyak bimbingan dan pelajaran berharga yang telah diperoleh selama bertugas di Pengadilan Agama Cilegon. Ketiganya juga, secara bergantian, menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan kepada segenap Keluarga Besar Pengadilan Agama Cilegon, serta harapan agar dapat memulai awal yang baik bagi karir mereka di satuan kerja yang baru.

 sambutan

Sambutan Bapak Drs. H. Baehaki, M.Sy., 

 

Panitera Pengadilan Agama Cilegon, Bapak Drs. H. Baehaki, M.Sy., selaku perwakilan dari Keluarga Besar Pengadilan Agama Cilegon untuk memberikan Pesan dan Kesan serta Kata-kata Terakhir bagi para pegawai yang dilepas, menyatakan bahwa bahwa pindahnya seorang pegawai ke tempat yang lain adalah suatu hal yang tidak dapat dihindari dalam rangka jenjang karir serta untuk penyegaran dalam berpikir dan bekerja. Beliau juga berpesan agar silaturahmi yang baik dengan para pegawai yang telah dilepas harus selalu dijaga, sehingga kekeluargaan yang telah terbangun selama bertahun-tahun tidak akan hilang seiring dengan berpindahnya para pegawai.

persembahanpersembahan yang diwakili oleh beberapa pegawai Pengadilan Agama Cilegon

(lagu berjudul “Sampai Jumpa” yang dipopulerkan oleh Endang Soekamti)

Tidak berhenti sampai di situ, acara perpisahan dan pelepasan pegawai tersebut juga dimeriahkan dengan persembahan yang diwakili oleh beberapa pegawai Pengadilan Agama Cilegon, berupa sebuah lagu berjudul “Sampai Jumpa” yang dipopulerkan oleh Endang Soekamti. Suasana kemudian semakin mengharu biru pada saat pembacaan puisi yang di antara baitnya berbunyi:

“Pertemuan dan Perpisahan kan datang silih berganti 
menjadi kepingan hidup tak terlupakan
hingga mengendap menjadi sebuah kenangan 
kenangan akan sebuah kebersamaan yang penuh keakraban”

cendramataPemberian Cendramata

Acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Keluarga Besar Pengadilan Agama Cilegon, Paguyuban Pengadilan Agama Cilegon dan Koperasi Adil Mandiri Pengadilan Agama Cilegon serta dari IKBPA PTA Banten, yang secara secara simbolis diwakilkan oleh Ketua Pengadilan Agama Cilegon, Bapak H. Husnul Muhyidin, S.Ag. Acara kemudian ditutup dengan sesi pemberian ucapan selamat satu persatu dari seluruh Keluarga Besar Pengadilan Agama Cilegon kepada para pegawai yang dilepas. Pemberian ucapan selamat berlangsung meriah karena seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu “Kapan-Kapan” (dipopulerkan oleh Koes Plus) yang sejumlah liriknya telah diubah dan diberi variasi. (Aisyah)

foto bersamaFoto Bersama Seluruh Keluarga Pengadilan Agama Cilegon